Kesalahan Pemasangan Atap UPVC yang Bisa Memperpendek Umur Atap

Kesalahan pemasangan atap UPVC

Kemampuan meredam panas dan kebisingan menjadi alasan pemilik bangunan untuk memilih atap UPVC, namun sering kali mereka kecewa karena menemukan masalah kebocoran atau perubahan bentuk fisik pada atap dalam waktu singkat. Penurunan performa ini bukan disebabkan oleh rendahnya mutu material, melainkan karena kesalahan pemasangan atap UPVC yang sering dianggap remeh selama proses pemasangan berlangsung.

Solusi terbaik untuk menghindari kerugian tersebut adalah dengan mengikuti panduan instalasi secara presisi. Memahami spesifikasi setiap produk, termasuk batas maksimal jarak antar penyangga dan sudut kemiringan minimal, akan menjamin struktur tetap kokoh saat menghadapi cuaca ekstrem. Dengan mencegah kesalahan pemasangan atap UPVC, manfaat utama dan suasana interior yang tenang dapat dirasakan secara maksimal dalam jangka waktu lama.

Mengapa Pemasangan Atap UPVC Tidak Bisa Dilakukan Sembarangan

  • Menjamin keabsahan garansi: Salah satu hal yang paling penting adalah masalah garansi. Produk DR.SHIELD menawarkan perlindungan hingga 20 tahun, garansi ini berlaku jika menggunakan aksesori asli dan mengikuti petunjuk instalasi yang tepat.
  • Menjaga integritas struktural: Setiap tipe memiliki batas maksimal jarak gording yang berbeda-beda.
  • Optimalisasi perlindungan UV: Lembaran atap memiliki sisi khusus yang mengandung lapisan pelindung radiasi matahari. Sisi ini wajib menghadap ke langit agar material tidak cepat rapuh dan warnanya tidak pudar.
  • Mencegah kerusakan akibat panas terperangkap: Berbeda dengan material lain, penggunaan insulasi tambahan dilarang pada atap UPVC seperti aluminium foil dan glass woll. Hal ini karena atap UPVC sudah memiliki kemampuan peredam panas alami.
  • Keamanan dari kebocoran ekstrem: Detail seperti sudut kemiringan dan panjang sambungan sangat menentukan kelancaran air hujan. Jika dilakukan dengan tidak tepat, air dapat menggenang atau tampias ke dalam ruangan saat terjadi badai.

Baca Juga: Atap UPVC Ideal untuk Bangunan Sementara?

7 Kesalahan pemasangan atap UPVC yang sering terjadi

  1. Jarak Gording yang terlalu lebar: Setiap tipe memiliki batas maksimal jarak rangka yang berbeda. Untuk tipe Twin Wall, jarak gording maksimal 120 cm. Namun, untuk tipe single wall, jaraknya tidak boleh lebih dari 75 cm, bahkan untuk tipe genteng, jarak gording harus lebih rapat yakni 66 cm.
  2. Memasang sisi lembaran secara terbalik: Lembaran atap memiliki sisi khusus yang dilengkapi dengan perlindungan UV. Kesalahan pemasangan atap UPVC yang fatal adalah dengan menempatkan sisi UV terbalik, material ini tidak akan terlindungi dari sinar matahari.
  3. Sudut kemiringan struktur yang terlalu landai: Untuk memastikan air hujan mengalir lancar dan tidak menggenang, sudut kemiringan atap sangat penting. Rekomendasi adalah minimal 15°.
  4. Jarak sambungan (Overlap) yang kurang dari standar: Agar atap tidak terjadi tampias saat hujan, jarak sambungan atas-bawah minimal yang direkomendasikan adalah 30cm.
  5. Menggunakan aksesori atau sekrup tidak resmi: Sering kali pemasang menggunakan sekrup biasa untuk meminimalkan biaya. Padahal, garansi hanya berlaku jika menggunakan aksesori asli seperti Roof Seal Set DR.SHIELD. Penggunaan komponen yang tidak sesuai standar membuat rangka berkarat dan kebocoran pada titik penyekrupan. Penyekrupan harus dilakukan minimal 3 buah per meter panjang lembar.
  6. Penggunaan insulasi tambahan di bawah atap: Berbeda dengan atap material lain, atap UPVC DR.SHIELD dirancang untuk meredam panas secara alami, jadi penggunaan insulasi tambahan sangat tidak direkomendasikan. Dengan menambahkan insulasi tambahan pada atap UPVC dapat membuat panas terperangkap diantara atap dan insulasi.
  7. Kelalaian dalam prosedur penyimpanan dan penanganan: Kerusakan terjadi bahkan sebelum pemasangan. Kesalahan yang sering terjadi ketika meletakkan atap langsung bersentuhan dengan tanah, menyimpan di permukaan yang tidak rata tanpa palet atau menumpuk serta menjatuhkannya secara sembarangan.

Dampak Jika Atap UPVC Dipasang dengan Salah

  • Pembatalan garansi resmi
  • Deformasi atau perubahan bentuk permanen
  • Atap cepat rapuh dan warna memudar
  • Kebocoran dan tampias air hujan
  • Kerusakan akibat panas terperangkap
  • Karat pada rangka dan kebocoran atap di titik sekrup

Tips Pemasangan Atap UPVC Agar Lebih Awet

  • Penanganan dan penyimpanan yang tepat

Ketahanan atap dimulai bahkan sebelum atap tersebut dipasang. Simpanlah atap di tempat yang datar, kering dan jauh dari sumber panas atau api. Pastikan lebaran tidak bersentuhan langsung dengan tanah atau permukaan kasar. Gunakan palet sebagai alas dengan jarak penyangga maksimal 1 meter untuk mencegah perubahan bentuk atau deformasi pada panel.

  • Perhatikan sudut kemiringan dan jarak gording

Sudut kemiringan atap sebaiknya minimal 15° agar air hujan mengalir lancar dan tidak menggenang. Jarak memasang penyangga juga menjadi hal penting untuk diperhatikan. Untuk tipe single wall dengan jarak 75 cm, twin wall 120 cm sedangkan tipe genteng dengan jarak 660 mm.

  • Pastikan sisi perlindungan UV menghadap ke atas

Kunci keawetan material terhadap cuaca ekstrem adalah posisi lembaran. Sisi yang memiliki cetakan “THIS SIDE UP” menghadap ke atas, karena sisi ini mengandung lapisan pelindung UV yang menjaga agar atap tidak cepat rapuh dan warnanya tetap terjaga.

  • Terapkan teknik overlap dan interlock dengan benar

Untuk mencegah kebocoran, gunakan standar penyambungan untuk overlap atas dengan jarak sambungan 30cm sedangkan untuk sistem interlock dengan memastikan gelombang antar lembaran serta antara atap dengan nok terpasang sesuai dengan sistem interlock.

  • Larangan penggunaan insulasi tambahan

Atap UPVC dirancang dengan inovasi untuk meredam panas matahari hingga 28% lebih dingin dibanding material lain. Oleh karena itu, penggunaan insulasi sangat dilarang karena bisa membuat panas terperangkap pada celah di bawah atap.

Baca Juga: Tips Hemat Bangun Rumah untuk Pasangan Muda yang Baru Punya Hunian

  • Gunakan aksesori orisinal dan penyekrupan yang kuat

Menggunakan aksesori yang sesuai dengan standar DR.SHIELD yaitu gunakan Roof Seal Set (RSS) untuk menjaga keabsahan garansi dan gunakan Roof Seal Set 6cm / 7cm / 7,5cm / 10cm untuk tumpuan standar. Lakukan juga penyekrupan minimal 3 buah per meter panjang lembaran / sesuai dengan jarak gording untuk memastikan kestabilan atap.

Menghindari kesalahan pemasangan atap UPVC adalah kunci utama agar material premium DR.SHIELD mampu melindungi bangunan secara optimal. Kedisiplinan untuk mengikuti spesifikasi teknis dan memastikan struktur tetap stabil sekaligus menjaga hak klaim garansi hingga dua dekade. Dengan instalasi yang presisi menggunakan aksesori asli, hunian anda akan tetap sejuk, tenang dan memiliki estetika dalam jangka waktu lama.

Wujudkan rumah impian yang nyaman tanpa khawatir masalah kebocoran atau deformasi di masa depan. Pilih tipe produk yang sesuai dengan kebutuhan anda dan pastikan proses pemasangan sesuai dengan standar resmi yang diberikan oleh DR.SHIELD. Untuk informasi mengenai kebutuhan produk yang paling sesuai untuk proyek anda, silahkan konsultasikan secara gratis bersama kami disini

Berapa jarak gording (reng) yang disarankan untuk atap Dr. Shield?

Tipe Twin Wall (OD 760, OD 860, RF 1065) memiliki jarak gording maksimal adalah 120 cm.

Tipe Single Wall (OD 880, OD 750, OD 1000): Jarak maksimal adalah 75 cm.

Tipe Genteng (RF 960 Tile ASA): Memerlukan jarak yang lebih rapat, yaitu 660 mm

Apakah lembaran atap boleh dipasang terbalik?

Tidak. Atap UPVC DR.SHIELD dirancang dengan sisi khusus yang memberikan perindungan UV. Sisi ini harus menghadap ke atas untuk melindungi material dari paparan sinar matahari.

Berapa sudut kemiringan minimal untuk pemasangan atap?

Profil Gelombang: Sudut kemiringan yang direkomendasikan adalah ±15 derajat.

Tipe Genteng (RF 960 Tile ASA): Disarankan menggunakan sudut kemiringan 30 derajat

Butuh Bantuan? Chat Kami