Atap Parkiran yang Tahan Panas, Pakai Atap Ini!

atap berembun

Punya lahan parkir tanpa atap itu memang praktis di awal. Tidak ada biaya tambahan, tidak perlu memikirkan struktur. Tapi siapa pun yang pernah masuk ke mobil yang diparkir di luar ruangan saat siang hari tahu persis rasanya. Kursi panas, setir tidak bisa langsung dipegang, dan AC butuh beberapa menit sebelum ruang kabin terasa nyaman. Di sinilah atap parkiran jadi sesuatu yang benar-benar dibutuhkan, bukan sekadar pelengkap estetika semata.

Masalahnya, memilih atap untuk area parkir bukan perkara sepele. Ada banyak pertimbangan yang perlu dipikirkan. Mulai dari biaya, daya tahan terhadap panas, kebisingan saat hujan, bobot yang ditanggung struktur, hingga biaya perawatan jangka panjang. Artikel ini membahas beberapa pilihan material atap yang umum digunakan untuk area parkir, lengkap dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Dengan memahami pilihan yang tersedia, Anda bisa menentukan mana yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran tanpa harus terburu-buru memutuskan.

Atap Seng: Murah tapi Ada Konsekuensinya

Atap seng masih jadi pilihan favorit banyak orang karena harganya yang terjangkau dan pemasangannya yang mudah. Untuk parkiran sederhana di rumah tinggal atau area komersial, seng memang terlihat seperti solusi yang cepat.

Tapi ada satu hal yang sering diabaika. Seng bersifat konduktor panas yang tinggi. Artinya, ketika matahari menyinarinya selama berjam-jam, panas itu tidak tertahan di permukaan, ia diteruskan ke bawah. Suhu di area parkiran dengan atap seng bisa terasa lebih panas dibandingkan suhu udara di luar. Mobil yang diparkir di bawahnya pun ikut menyerap panas lebih banyak, dan ini berlaku sepanjang hari. Jadi bisa disimpulkan bahwa memasang atau tidak memasang atap seng untuk lahan parkir, hampir tidak ada bedanya.

Selain soal panas, atap seng juga cukup berisik saat hujan deras. Bagi parkiran yang lokasinya dekat dengan area kerja atau hunian, suara gemuruh hujan di atap seng bisa jadi gangguan.

Atap Bitumen: Tahan Lama tapi Tidak Cocok untuk Semua Kondisi

Atap bitumen, atau yang sering disebut atap aspal, sudah lama digunakan di berbagai negara sebagai material atap untuk bangunan semi-permanen hingga permanen. Di Indonesia sendiri, penggunaannya mulai cukup dikenal, terutama untuk bangunan dengan desain tertentu yang ingin tampil berbeda dari atap konvensional.

Material ini tersedia dalam bentuk lembaran bergelombang yang cukup ringan dan mudah dipotong sesuai kebutuhan. Dari sisi ketahanan, bitumen cukup baik dalam menahan air dan tidak berkarat, dua hal yang memang jadi keunggulan utamanya dibanding seng biasa.

Namun untuk aplikasi parkiran di iklim tropis seperti Indonesia, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Bitumen adalah material yang menyerap panas, terutama pada varian berwarna gelap yang lebih umum tersedia di pasaran. Pada siang hari dengan paparan matahari langsung, suhu permukaan atap bitumen bisa cukup tinggi, dan ini berpengaruh pada kenyamanan area di bawahnya. Selain itu, dalam jangka panjang, material bitumen yang terus-menerus terpapar panas bisa mengalami penurunan kualitas lebih cepat dibanding material berbasis plastik atau logam tertentu.

Dari sisi harga, atap bitumen berada di rentang menengah, tidak semurah seng, tapi juga tidak setinggi beberapa material premium. Untuk parkiran dengan kebutuhan estetika tertentu dan anggaran yang cukup, bitumen bisa jadi pertimbangan. Tapi jika prioritas utama adalah menjaga suhu tetap sejuk di bawah atap, material lain mungkin lebih sesuai.

Atap UPVC: Pilihan yang Paling Direkomendasikan

atap parkiran

Dalam beberapa tahun terakhir, atap UPVC semakin banyak digunakan untuk berbagai aplikasi bangunan termasuk area parkir. Material ini terbuat dari Unplasticized Polyvinyl Chloride, sejenis plastik keras yang tidak mengandung plasticizer sehingga lebih stabil secara struktural dan tahan terhadap perubahan cuaca.

Yang membuat UPVC direkomendasikan untuk atap parkiran adalah kombinasi beberapa karakteristiknya:

Tidak meneruskan panas secara berlebihan

UPVC secara alami bukan konduktor panas yang baik, sehingga suhu di bawah atap UPVC cenderung lebih sejuk dibandingkan seng. Ini penting untuk kenyamanan pengguna parkiran, terutama di siang hari.

Tidak berisik saat hujan

Berbeda dengan seng yang menimbulkan suara keras saat hujan, UPVC meredam suara dengan lebih baik. Ini menjadikannya pilihan yang lebih nyaman untuk area parkiran di dekat kantor, sekolah, atau hunian.

Tahan terhadap karat dan korosi

UPVC tidak berkarat meski terpapar hujan terus-menerus. Material ini juga tahan terhadap kelembaban tinggi dan tidak memerlukan pengecatan ulang secara berkala.

Ringan namun cukup kuat

Bobot UPVC yang lebih ringan dibandingkan baja atau beton membuatnya tidak membebani struktur rangka secara berlebihan.

Pertimbangan Lain Sebelum Memilih

Selain material atap itu sendiri, ada beberapa hal lain yang perlu dipikirkan sebelum memutuskan:

Luas area parkiran

Semakin luas area yang perlu dinaungi, semakin penting efisiensi bobot dan kemudahan pemasangan. Material yang ringan bisa mengurangi biaya rangka dan pengerjaan.

Jenis kendaraan yang diparkir

Untuk parkiran motor atau sepeda, kebutuhan ketinggian atap berbeda dengan parkiran mobil atau kendaraan besar. Pilihan profil atap juga bisa berpengaruh pada drainase air hujan.

Kemiringan atap

Atap parkiran umumnya menggunakan kemiringan yang tidak terlalu curam agar tetap estetis, tapi tetap harus memperhatikan kemiringan yang cukup untuk mengalirkan air hujan dengan lancar.

Perawatan jangka panjang

Pertimbangkan apakah material yang dipilih membutuhkan pengecatan ulang, penggantian bagian tertentu, atau pembersihan khusus. Material dengan perawatan minimal tentu lebih praktis untuk jangka panjang.


Memilih atap untuk area parkiran memang lebih dari sekadar memilih yang paling murah atau yang paling mudah didapat. Setiap material punya karakteristiknya masing-masing, dan keputusan terbaik adalah yang sesuai dengan kondisi lokasi, anggaran, dan kebutuhan jangka panjang.

Jika Anda sedang mempertimbangkan atap UPVC untuk lahan parkir baik untuk carport pribadi maupun area parkir komersial DR.SHIELD hadir dengan berbagai pilihan produk atap UPVC yang bisa disesuaikan dengan budget dan kebutuhan. Mulai dari varian OD single wall yang lebih ekonomis hingga twin wall untuk perlindungan termal yang lebih optimal, semua tersedia dengan garansi resmi dan dukungan teknis dari tim DR.SHIELD.

Informasi lebih lanjut bisa hubungi kami melalui WhatsApp [hubungi kami disini] atau melalui media sosial @drshield.id.

Butuh Bantuan? Chat Kami